Bahan Penyekat atau Bahan Isolasi Listrik Bentuk Cair

Cairan
Cairan ini banyak macamnya, umumnya tidak dalam kondisi murni tetapi merupakan senyawa bermacam-macam unsur. Umumnya digunakan sebagai pelarut dan pengering. Yang banyak digunakan pada teknik listrik adalah minyak trafo dan minyak kabel.

Air
Air dalam alam ini ada beberapa macam yaitu :
a. Air hujan
b. Air sumur
c. Air tambang 
d. Air laut

Minyak Trafo
Minyak trafo adalah hasil pemurnian minyak bumi, terutama digunakan sebagai  pendingin. Sebab trafo, tahanan  pengasut, penghubung tenaga, untuk tegangan tinggi sangat memerlukan pendinginan.Pendinginan udara tidak cukup, air tidak memenuhi syarat kebutuhan kelistrikan, akhirnya ditemukan minyak bumi anas yang ditimbulkan oleh inti,karean arus gaya magnet atau arus foucoul,menghasilkan  rugi histerisis. Lilitan-lilitan mengalami kenaikan suhu, dan kenaikan suhu tersebut harus dikurangi, sebab kenaikan shu akan mengakibatkan : 
  1. Kalau suhu naik ,maka tehanan juga naik,berarti kerugian tenaga makin besar.
  2. Karena terdiri berbagai unsur bahan,dan kenaikan suhu tidak berbeda, maka  menyebabkan retaknya peralatan.
  3. Suhu yang tinggi dapat merubah susunan dan bentuk bahan. Dan banyak lagi kejadian yang timbul akibat kenaikan suhu. Tugas minyak ini harus dapat menetralisir dengan mengalirkan panas tersebut. Inti dan belitan trafio atau kontak pemutus tenaga semua dimasukan kedalam bak yang berisi minyak. Oleh karena itu minyakm harus mempunyai daya sekat yang tiggi. Minyak tidak mengandung asam,air,alkali, dan sebagainya ,karena zat-zat tersebut dapat menyebabkan karat yang merusak. Untuk  dipakai sebagai pemadam busur listrik, diperlukan syarat lagi yaitu pada waktu pemutusan dan penyambungan, bunga api yang timbul harus segera dipadamkan.    
Syarat–syarat minyak trafo  :
1.  Minyak harus : cair, jernih  tidak berwarna
2.  Bebas dari komponen terutama :air, asam, alkali, aspalter dsb.
3.  Untuk minyak baru, campuran abu (arang) tidak lebih dari 0,005%
4.  Untuk minyak baru, campuran abu (arang) tidak lebih dari 0,05%
5.  Untuk minyak yang pernah dipakai,mengadung asam 0,4 mg/koh/g

Pengantar panas 0,0015 W/cm pada suhu + 20 ° C atau pengantar panas tidak lebih dari 0,02 W/cm pada suhu 20 ° C.

     Gambar oleh Frauke Feind dari Pixabay

Minyak Kabel
Minyak kabel juga hasil pemurnian minyak bumi.Minyak kabel dibuat pekat. Minyak  kabel digunakan untuk memadatkan penyekat kertas pada kabel power khususnya kabel tegangan tinggi. Kecuali untuk menguatkan daya sekat atau kekuatan mekanis penykat kertas, juga untuk menahan air supaya tidak meresap, sekaligus sebagi dielektrikum.

Penyekat Gas 
Gas merupakan benda yang teringan,tidak mempunyai bentuk dan volume yang tetap.Gas dapat mengisi segala ruangan dan mudah  berubah sesuai dengan ruangan yang ada. Hal ini berarti bahwa bagian-bagian gas mudah digerakkan. 

Udara
Susunan udara dibuami hampir 80 % terdiri dari nitrogen dan 20 % oksigen.(O2) Lain nya gas dnauap hanya 1%. Gas-gas tersebut anatara lain: argon, helium, Neon, Kripton xenon dan carbon dioksida (CO2)

Dalam peralatan dan mesin listrik,udara merupakan sebagian penyekat yang telah ditentukan. Dalam hal tegangan yang tidak terlalutinggi, udara merupakan  penyekat yang baik. Kebocoran melalui udara adalah kecil sekali.Tetapi tegangan antara dua penghantar.terlalu tinggi,maka akan ada arus yang meloncat, disebut tegangan tembus.

Nitrogen
Gas nitrogen tidak berwarna,tidak berbau,tidak berasa dan tidak  terbakar. Tidak memelihara pembakaran,sangat sedikit larut dalam air, dan sukar bersenyawa dengan unsur lain. Dihasilkan antar lain dengan cara penyulingan bertingkat udara cair. Dengan pendinginan dan pemampatan udara dapat menjadi cair. Penyulingan dilakukan untuk menguapkan gas nitrogen (titik didih  -196 derajat) sehingga
tinggal oksigen cair. Nitrogen merupakan penyekat, karena udara 80% terdiri dari nitrogen. Nitrogen digunakan sebagai pengontrol saluran kabel pengisi/distribusi utnuk mengetahui baik/tidaknya penyekat kabel.

Hidrogen
Hidrogen bebas hanya terdapat sedikit dalam lapiosan udara. Gas gunung berapi juga mengandung hidrogen tetapi bercampur dengan zat-zat lain. Sebagai persenyawaan dalam jumlah besar misalnya pada air, hidrokarbon, dan sebagainya. Hidrogen diperdagangkan dalam botol-botol baja dengan tekanan 150 atm. Sifat hidrogen : tidak berwarna , tidak berbau, tidak berasa. Merupakan gas yang
teringan. Pada 0 derajat dan 76 cm hg ,satu liter hidrogen beratnya 0,09 gram.
Nyala hidrogen tidak berwarna dan menimbulkan banyak panas. Dengan udara hidrogen merupakan campuran yang mudah meletus. maka harus hati-hati penggunaaan hidrogen. Gas hidrogen dibuat dengan cara: 
  1. Elektrolisa air
  2. Mendinginkan gas air (CO) + H2 ) sampai -19 derajat. Gas CO mengembun sehingga tinggal H2 saja. Dalam bidang ketenagalistrikan hidrogen digunakan sebagai pendingin turbogenerator dan kondenser sinkron. Walaupun terutama  sebagai pendingin,tetapi juga sebagai penyekat panas dan listrik. Gas hidrogen yang diapakai 96 sd 98 %. 
Keuntungan penggunaan gas hidrogen :
  1. Kerugian ventilasi berkurang 8 sd 10 kali dan efisiensi mesin mencapai 0,7 sampai 1 % lebih tinggi. Kepekatan hidrogen 8 sd 10 kali lebih rendah dari udara. 
  2. Rata-rata pemindahan panas oleh hidrogen pada bagian yang panas,1,35 kali lebih banyak dan daya hantar panas hidrogen 6,7 kali lebih besar sehingga dapat mengurangi 20% keaktifan bahan. (baja dan Tembaga)
  3. Daya tahan penyekat meningkat dengan tidak adanya oksidasi.debu dan lembab sangat berkurang sehingga mengurangi jumlah periode pemeliharaan  dan perbaikan .
  4. Karena tidak adanya bahaya kebakaran jika terjadi kerusakan pada penyekat lilin, maka tidak dibutuhkan pengaman kebakaran (hidrogen tidak memelihara pembakaran ).
Kerugian menggunakan hidrogen  adalah bila terjadi ledakan karena hidrogen akan meledak jika jika bercampur dengan udara. Karbon dioksida Tiap pembakaran dengan oksigen yang berlebihan akan menghasilkan karbon dioksida. Gas ini tidak berwarna menimbulkan rasa segar pada air. Tidak terbakar  bahkan dapat mematikan api dan larut dalam air. Dalam teknik listrik karbon dioksida digunakanpada turbo generator.


Sumber : Materi Diklat Pemeliharaan Trafo Tenaga - PLN Coorporate University 
Previous
Next Post »

Silahkan masukkan emailnya untuk ikuti postingan terbaru