Bahan Penghantar atau Konduktor

Sifat Dasar Penghantar

Sifat penting yang  dimiliki penghantar adalah 
  • Tahanan jenis listrik
  • Koefisien suhu tahanan
  • Daya hantar panas
  • Kekuatan tegangan tarik
  • Timbulnya daya elektromotoris termo.

Kelima sifat diatas harus memenuhi persyaratan

Daya hantar listrik 

Arus listrik yang mengalir dalam penhantar selalu mengalami tahanan dari penghantar itu sendiri. Besarnya tahanan bergantung bahannya. Besar tahanan tiap meter dengan penampang 1mm2 pada suhu 20 derajat celcius dinamakan tahanan jenis. Daya hantar listrik ialah kebalikan dari tahanan jenis

Koefisien suhu tahanan
Bahan akan mengalami perubahan isi apabila  terjadi perubahan suhu. Memuai jika suhu bertambah,dan menyusut jika suhu dingin. 

Bahan penghantar yang banyak dipakai ialah tembaga karena merupakan bahan yang paling baik setelah perak. Akhir ini digunakan juga aluminium dan baja. 



Daya hantar panas
Jumlah panas yang melalui lapisan bahan tiap satuan waktu. Pada umumnya logam mempunyai daya hantar panas yang tinggi sedangkan bukan logam rendah.  

Kekuatan tegangan tarik
Sifat mekanis ini sangat penting, khususnya untuk hantaran diatas tanah. Bahan yang duigunakan untuk hantaran ini harus diketahui kekuatannya. Penghantar listrik dapat berbentuk padat, cair dan gas. Yang berbentuk padat umumnya logam.
 
Daya elektro motoris termo
Sifat ini penting untuk dua bahan yang berlainan jenisnya, karena pada rangkaian arus akan terbangkit daya elektromotoris termo bila ada perbedaan suhu. Daya elektromotoris yang terbangkit karena beda suhu disebut daya elektromotoris termo. 


Sumber : Materi Diklat Pemeliharaan Trafo Tenaga - PLN Coorporate University
Previous
Next Post »

Silahkan masukkan emailnya untuk ikuti postingan terbaru